Makanya hati-hati dengan Status, anak asal Malaysia "kemakan" statusnya sendiri


Jodoh aku pasti datang. kalau bukan dengan kau dengan maut. Mana datang dulu, aku sambut."Begitu bunyi status yang sempat ditulis oleh Mohamad Adam sebelum meninggal dunia.

Tidak dijelaskan apa yang mendasari remaja 18 tahun ini mem-posting sebuah tulisan demikian.

Seakan telah mengetahui ajal, Adam menuliskan status 'maut' itu di laman Facebook-nya, Adam Epy, pada April 2017 silam.

Nahas, tulisan itu pun akhirnya menjadi unggahan terakhir Adam.

Pasalnya, Adam benar-benar menyambut maut seperti yang dituliskannya beberapa waktu lalu.
LANJUT LENGKAP HALAMAN 2
Melansir dari media Malaysia, Sinar Harian, Adam meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di jalan menuju ke rumahnya.

Peristiwa itu bermula saat ia hendak mengunjungi temannya di Bandar Chukai.

Di tengah perjalanan, maut tak dapat dihindari oleh remaja asal Kampung Perdah, Kijal, Malysia ini.

Adam menabrak sebuah truk trailer yang saat itu sedang berhenti karena mogok.

Kondisi jalanan rupanya memang gelap sehingga Adam tidak dapat melihat truk tersebut.

Adam pun terpental sejauh 5 meter dan tewas di tempat lantaran mengalami cidera serius.

Lebih lanjut, Adam mengalami cidera parah di bagian kepala dan badannya.

Adam kemudian lansung dibawa ke Unit Forensik Hospital Keamanan untuk diotopsi.

Sementara itu, menurut pengakuan teman-temannya, Adam juga sempat mem-posting tulisan 'maut' di laman Instagram-nya.

Dalam status itu, Adam percaya bahwa Ramadan ini akan menjadi Ramadan terakhirnya.

Benar saja, Ramadan ini menjadi yang terakhir baginya. ( Tribunnews )

0 Response to "Makanya hati-hati dengan Status, anak asal Malaysia "kemakan" statusnya sendiri"

Post a Comment